fbpx
089523396053 pesan@fiforlifshop.id
Saat berpuasa seharusnya Kita bisa mendapatkan dampak baik dari puasa yang dilakukan. Seperti untuk bisa lebih mengendalikan hawa nafsu, berlatih sabar dan juga ikut merasakan apa yang orang lain rasakan ketika kelaparan atau tak bisa makan setiap harinya. Namun kenyataannya ketika berpuasa justru ada beberapa hal yang terjadi hanya karena Kita kurang bisa mengendalikan diri Kita.

Mengapa saat berpuasa justru resiko memiliki perut buncit lebih besar ketimbang saat Kita tak berpuasa? Perut buncit bagi sebagian orang yang belum memilikinya mungkin tak menjadi masalah yang besar. Namun bagi mereka yang sudah memiliki perut buncit, hal itu menjadi masalah dalam hal kepercayaan diri dan juga masalah kesehatan yang pelik.

Apa Penyebab Perut Buncit Terutama Saat Kita Sedang Berpuasa?

Dalam artikel kali ini Kita akan membahas tentang beberapa penyebab yang membuat terjadinya perut buncit pada Anda yang berpuasa. Hal ini juga menjadi hal yang harus Anda waspadai terutama ketika Anda memiliki tanda akan memiliki perut buncit.

  1. Porsi berlebih

Setelah berpuasa dari pagi hingga sore hari tak jarang banyak orang yang kemudian mengonsumsi makanan dengan jumlah porsi yang berlebih. Padahal tahukah Anda bahwa kebanyakan lemak akan menumpuk di bagian perut dan akan meningkatkan resiko adanya perut buncit. Maka sebaiknya kurangi porsi makan dan usahakan makan secara bertahap dengan jumlah porsi sewajarnya.

  1. Makanan bersantan

Umumnya orang yang berpuasa akan menyediakan makanan istimewa untuk menu buka puasa. Dan salah satu menu yang paling sering menjadi menu buka puasa adalah makanan yang bersantan. Padahal konsumsi makanan ini juga bisa meningkatkan resiko perut buncit terutama saat sedang berpuasa. Resiko terkena penyakit kolesterol tinggi juga bisa Anda dapatkan ketika Anda mengonsumsi makanan bersantan dan berlemak tinggi seperti kolak pisang, opor ayam hingga rendang daging.

  1. Kurang gerak atau aktivitas

Semua orang pasti tahu ketika berpuasa tentunya olahraga tak bisa dilakukan setelah makan berat karena Kita makan di malam hari. Secara otomatis hal itu akan membuat tubuh Kita menjadi kurang gerak dan kurang aktivitas sehingga beresiko untuk memiliki perut buncit.

  1. Konsumsi makanan siap saji

Siapa yang sering berbuka puasa di luar rumah? Bukan saja karena alasan baru pulang dari kerja atau berbuka bersama teman dan keluarga. Namun paling tidak jika Anda berbuka di luar rumah maka sebaiknya cari menu makanan yang sehat dan bukan termasuk makanan siap saji. Tetap upayakan ada asupan sayuran, buah dan karbohidrat sehat yang seimbang untuk menjaga kesehatan Anda selama berpuasa.

  1. Tidur setelah makan

Yang biasa tidur setelah sahur pastinya mengetahui resikonya, namun tetap nekat melakukan hal tersebut meski tahu apa akibat yang akan diterimanya. Perut buncit saat berpuasa juga bisa ditimbulkan dari kebiasaan tidur setelah makan sahur. Padahal sebaiknya lakukan sedikit aktivitas terlebih dahulu setelah sahur seperti misalnya membereskan rumah hingga berolahraga barang sekejap kemudian baru istirahatkan diri Anda dengan tidur. Dengan. Begitu maka resiko perut buncit tak akan Anda alami.

Bagaimana Cara Efektif Agar Terhindar Dari Resiko Perut Buncit Saat Berpuasa?

Hampir semua orang sepakat bahwa saat berpuasa memang menjadi momen penting untuk lebih mengendalikan hawa nafsu kita agar lebih baik lagi. Bulan puasa menjadi sarana pembelajaran diri bukan hanya untuk mengatur emosi namun juga untuk membuat tubuh Kita jauh lebih sehat dan kuat. Cara efektif agar kecilkan perut buncit saat sedang berpuasa adalah dengan melakukan beberapa cara berikut ini.

Cara yang pertama adalah dengan tetap melakukan aktivitas sebagaimana biasanya. Berpuasa bukanlah alasan untuk Anda tak melakukan aktivitas seperti biasanya. Hanya saja karena perubahan pola dan waktu makan maka mungkin akan ada beberapa aktivitas yang lebih ringan untuk dikerjakan mengingat kondisi tubuh yang tentunya lemas karena tak memiliki asupan air dan makanan selama berpuasa.

Cara yang selanjutnya adalah dengan mengatur waktu atau jadwal makan Anda setelah berbuka. Hal ini bisa Anda atur ketika Anda mengetahui ritme yang dimiliki oleh tubuh Anda. Jika tubuh Anda termasuk berbakat untuk memiliki perut buncit atau bakat gemuk dalam waktu cepat maka upayakan untuk bisa mengendalikan jadwal makan dengan lebih baik.

Seperti misalnya berbukalah dengan sesuatu yang manis seperti kurma atau makanan manis lainnya. Usahakan berbuka dengan minuman hangat bukan minuman dingin atau es sehingga lemak yang ada di perut bisa terdorong keluar bukan mengendap di saluran pencernaan.

Lakukan sholat Maghrib terlebih dahulu baru setelah itu Anda makan besar. Setelah makan Anda bisa duduk sambil nonton TV bersama keluarga Anda sambil menunggu waktu Isya dan tarawih datang. Hal ini akan membuat makanan bisa dicerna dengan lebih baik dan sempurna. Melakukan sholat isya dan tarawih juga akan membuat tubuh Anda bergerak lebih banyak sehingga bisa membakar lemak dalam perut Anda.

Cara selanjutnya adalah minimalkan konsumsi makanan yang tak seimbang gizinya. Untuk para ibu yang mengatur menu makanan di rumah sebaiknya bisa mengatur menu makanan agar supaya bisa mencukupi sesuai dengan asupan makanan yang dibutuhkan oleh tubuh. Dengan begitu keluarga Anda akan tetap sehat dan kuat dengan menu makanan yang seimbang gizi serta nutrisinya.

Anda juga sebisa mungkin hindari makanan yang digoreng. Meski untuk masyarakat Indonesia terutama di daerah Jawa makanan yang digoreng menjadi makanan pelengkap yang harus ada. Namun akan lebih baik jika Anda bisa menghindari konsumsi makanan yang digoreng dan menggantinya dengan jenis makanan yang direbus atau dikukus.

Semakin banyak orang yang menyadari resiko konsumsi makanan yang digoreng kemudian menggantinya dengan cara konsumsi makanan yang sama namun dimasak dengan cara kukus atau rebus. Anda masih tetap bisa merasakan nikmatnya makanan tersebut jika tahu bagaimana cara memasaknya dengan baik dan benar.

Dan terakhir adalah dengan melakukan istirahat yang cukup. Berpuasa tak berarti membolehkan Anda begadang hingga malam hari atau sambil menunggu waktu sahur. Usahakan untuk tetap memberikan waktu istirahat yang cukup untuk tubuh Anda agar supaya bisa memiliki kinerja tubuh yang lebih maksimal.

Dengan istirahat yang cukup maka Anda pun tak akan mengalami hal yang bisa membuat Anda lupa dan sulit mengendalikan diri ketika makan. Setidaknya Anda tahu apa yang dibutuhkan oleh tubuh Anda ketika berpuasa. Sehingga bisa menentukan apa hal yang bisa Anda lakukan selama berpuasa tanpa membuat tubuh Anda lemah dan  tak bisa melalui puasa dengan baik. Banyak aktivitas positif yang bisa Anda lakukan untuk mengisi waktu luang terutama saat Anda sedang berpuasa. Demikian ulasan singkat tentang beberapa cara efektif yang bisa Anda lakukan untuk menghindari resiko perut buncit selama Anda berpuasa.

harga fiforlif
fiforlif

G A R A N S I

JAMINAN BARANG SAMPAI ATAU UANG KEMBALI
ALAMAT LENGKAP KAMI DIBAWAH INI:

FIFORLIFSHOP ID Center

Jl. Sutrisno Baru No. 112 E, Kota Matsum I, Medan Area, Kota Medan, Sumatera Utara 20215

WA/SMS: 0895-2339-6053, Pin BB: D1371542

error: Content is protected !!